Ekonomi

Harga Emas Global Tertekan, Turun ke Level Terendah Dalam Beberapa Bulan

4
×

Harga Emas Global Tertekan, Turun ke Level Terendah Dalam Beberapa Bulan

Sebarkan artikel ini

Tekanan dari suku bunga tinggi, penguatan dolar AS, dan ketegangan geopolitik membuat harga emas terus melemah

Harga emas di pasar internasional terus menunjukkan tren penurunan dan kini berada di titik terendah dalam hampir empat bulan terakhir. Penurunan ini terjadi secara beruntun dalam beberapa sesi perdagangan.

Dalam transaksi terbaru, harga emas spot tercatat merosot lebih dari tiga persen hingga berada di kisaran USD4.340 per ons. Ini menjadi penurunan harian yang cukup signifikan dan memperpanjang tren negatif yang sudah berlangsung selama beberapa hari. Kontrak berjangka emas di Amerika Serikat juga ikut melemah tajam, sementara harga perak mengalami penurunan serupa di pasar global.

Mengutip laporan NDTV, pelemahan harga logam mulia pada awal pekan dipengaruhi kondisi pasar global yang tidak stabil, terutama terkait ketidakpastian inflasi dan arah kebijakan suku bunga.

Faktor-Faktor yang Menekan Harga Emas

Penurunan harga emas tidak terjadi tanpa sebab. Sejumlah faktor global turut memberikan tekanan terhadap logam mulia ini, antara lain:

  • Kenaikan harga minyak mentah yang memicu kekhawatiran inflasi di berbagai negara
  • Ekspektasi kenaikan suku bunga yang membuat emas kurang menarik dibandingkan instrumen berbunga
  • Penguatan dolar AS serta meningkatnya imbal hasil obligasi, yang membuat harga emas menjadi lebih mahal bagi investor luar negeri
  • Memanasnya situasi geopolitik di kawasan Timur Tengah, termasuk potensi gangguan di Selat Hormuz

Kondisi tersebut secara keseluruhan membuat minat investor terhadap emas dan perak menurun. Dalam situasi suku bunga tinggi dan dolar yang menguat, investor cenderung beralih ke aset yang memberikan imbal hasil lebih tinggi.

Prospek Jangka Pendek Masih Dipengaruhi Sentimen Global

Ke depan, pergerakan harga emas dan perak diperkirakan masih sangat bergantung pada beberapa faktor utama, seperti:

  • Fluktuasi harga minyak dunia
  • Kebijakan suku bunga dari bank sentral AS, Federal Reserve
  • Perkembangan konflik geopolitik di kawasan Timur Tengah
  • Pergerakan dolar AS dan imbal hasil obligasi global

Selama faktor-faktor tersebut belum menunjukkan stabilitas, harga logam mulia berpotensi tetap berada dalam tekanan.

Penurunan Signifikan dalam Sepekan Terakhir

Data dari Gotrade menunjukkan bahwa harga emas global telah turun sekitar 11 persen dalam satu minggu terakhir. Penurunan tajam ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan di Iran yang turut memengaruhi arus distribusi minyak dunia.

Selain itu, penguatan dolar AS yang mencapai hampir dua persen sejak konflik tersebut berlangsung semakin memperburuk tekanan terhadap harga emas. Kondisi ini membuat emas menjadi lebih mahal bagi investor global, sehingga minat pembelian menurun.

Di sisi lain, kebijakan suku bunga yang tetap tinggi juga menjadi faktor penting. Federal Reserve diketahui mempertahankan suku bunga pada level yang sama dalam beberapa pertemuan terakhir. Hal ini mendorong investor beralih ke instrumen seperti obligasi yang menawarkan imbal hasil lebih stabil.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *