Bank Syariah Nasional (BSN) semakin mengintensifkan kerja sama dengan para pengembang properti sebagai mitra utama dalam pengembangan pembiayaan hunian berbasis syariah. Upaya ini ditandai melalui penyelenggaraan acara Developer Gathering yang berlangsung di Batam, Kepulauan Riau, dengan target peningkatan penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Syariah sebesar 20 persen pada tahun 2026.
Acara tersebut dihadiri oleh puluhan pengembang dari Batam serta sejumlah wilayah lain di Kepulauan Riau. BSN memandang peran developer sangat vital sebagai penggerak utama pertumbuhan sektor properti, terutama dalam mendorong akses masyarakat terhadap pembiayaan rumah berbasis prinsip syariah.
Direktur Consumer BSN, Mochamad Yut Penta, menyampaikan bahwa Batam memiliki potensi ekonomi yang terus berkembang pesat. Melihat peluang tersebut, BSN menyiapkan alokasi dana sekitar Rp400 miliar untuk mendukung pembiayaan perumahan pada tahun 2026.
Selain mempererat kemitraan, BSN juga memberikan penghargaan kepada sejumlah developer yang dinilai berkontribusi dalam memperluas layanan pembiayaan perumahan bagi masyarakat.
Melalui langkah ini, BSN berharap dapat meningkatkan akses masyarakat terhadap kepemilikan hunian berbasis syariah sekaligus berkontribusi pada program pembangunan perumahan nasional. Ke depan, BSN optimistis sektor properti syariah akan terus menunjukkan pertumbuhan positif dan memberikan dampak signifikan terhadap perekonomian Indonesia.
