Perusahaan teknologi kecerdasan buatan OpenAI dikabarkan tengah menyiapkan sebuah aplikasi terpadu untuk perangkat Mac yang menggabungkan beberapa layanannya dalam satu platform. Aplikasi yang disebut sebagai “superapp” ini dirancang untuk menyatukan ChatGPT, platform pemrograman Codex, serta peramban Atlas Browser.
Mengacu pada laporan The Wall Street Journal, konsep di balik pengembangan aplikasi serba guna tersebut bertujuan mempermudah pengalaman pengguna. Langkah ini muncul setelah OpenAI merilis berbagai produk secara terpisah, yang sebagian di antaranya belum sepenuhnya mampu menarik minat pasar. Informasi ini juga dikutip oleh MacRumors.
Selain itu, OpenAI juga berupaya memperkuat posisinya di tengah meningkatnya persaingan, terutama dari Anthropic yang belakangan menunjukkan performa kuat di pasar.
Disebutkan bahwa jajaran eksekutif OpenAI saat ini tengah meninjau kembali prioritas pengembangan produk, dengan kemungkinan menurunkan fokus pada beberapa area tertentu. Perhatian utama diarahkan pada pengembangan kemampuan AI berbasis “agentic”, yakni sistem yang mampu bertindak secara mandiri di perangkat pengguna untuk menjalankan berbagai tugas, seperti pemrograman dan analisis data.
Dalam pertemuan internal yang berlangsung pekan lalu, pimpinan divisi aplikasi OpenAI, Fidji Simo, dilaporkan mengingatkan karyawan agar tidak teralihkan oleh proyek-proyek tambahan. Hal ini mengingat keberhasilan Anthropic yang dinilai semakin cepat dalam menarik pelanggan, khususnya di sektor enterprise dan pengembangan perangkat lunak.
Lebih lanjut, juru bicara OpenAI menyampaikan bahwa pengembangan superapp ini diharapkan dapat meningkatkan kolaborasi antar tim di dalam perusahaan. Selain itu, pendekatan ini juga memungkinkan divisi riset untuk lebih fokus pada satu produk utama.
Dalam waktu dekat, OpenAI berencana menambahkan fitur “agentic” ke dalam Codex agar dapat mendukung aktivitas produktivitas di luar coding. Setelah itu, perusahaan akan mengintegrasikan ChatGPT dan Atlas Browser ke dalam platform superapp yang sama.
Sebelumnya, pada tahun lalu OpenAI telah memperkenalkan berbagai inisiatif besar, termasuk aplikasi video Sora serta mengakuisisi perusahaan perangkat keras AI yang didirikan oleh Jony Ive. Meski demikian, dalam periode yang sama, Anthropic berhasil mencuri perhatian melalui kesuksesan produk seperti Code Claude dan Cowork.
