Internasional

AS dan Iran Dijadwalkan Lanjutkan Negosiasi di Islamabad Akhir Pekan Ini

13
×

AS dan Iran Dijadwalkan Lanjutkan Negosiasi di Islamabad Akhir Pekan Ini

Sebarkan artikel ini

Negosiasi tetap berlanjut di tengah ketegangan militer dan blokade jalur strategis energi dunia.

Jakarta – Perwakilan dari Amerika Serikat dan Iran direncanakan kembali bertemu di Islamabad, Pakistan pada akhir pekan guna melanjutkan pembicaraan yang bertujuan meredakan konflik di kawasan. Pertemuan ini tetap diupayakan berlangsung meskipun situasi memanas akibat blokade pelabuhan Iran oleh pihak AS.

Mengutip laporan Reuters, sejumlah sumber menyebutkan bahwa peluang untuk melanjutkan dialog masih terbuka. Walau langkah blokade dari Washington memicu pernyataan keras dari Teheran, jalur diplomasi belum sepenuhnya tertutup.

Salah satu pihak yang terlibat dalam proses tersebut mengungkapkan bahwa kedua negara kemungkinan akan kembali berunding dalam waktu dekat, bahkan bisa terjadi pada akhir pekan ini. Usulan resmi juga telah disampaikan kepada kedua belah pihak agar masing-masing segera mengirim delegasi.

Di sisi lain, Presiden AS, Donald Trump, menyatakan bahwa Iran telah melakukan kontak pada Senin (13/4) dan menunjukkan keinginan untuk mencapai kesepakatan. Namun, ia menegaskan bahwa AS tidak akan menerima perjanjian yang memberi peluang bagi Iran untuk memiliki senjata nuklir.

Sebagai latar belakang, sejak pecahnya konflik antara AS dan Israel pada 28 Februari, Iran mengambil langkah dengan membatasi akses di Selat Hormuz. Jalur ini sebelumnya menjadi salah satu rute utama distribusi energi dunia, dengan sekitar 20% pasokan minyak dan gas global melintasinya. Iran hanya mengizinkan kapal tertentu untuk melintas di bawah pengawasan dan dengan biaya tertentu.

Sebagai respons, militer AS mengumumkan pada Senin (13/4) bahwa mereka mulai menerapkan pembatasan terhadap lalu lintas kapal yang keluar-masuk pelabuhan Iran. Tindakan ini memicu ancaman dari Teheran, yang menyatakan siap menyerang kapal militer yang melintas di kawasan tersebut serta melakukan aksi balasan terhadap pelabuhan negara-negara Teluk di sekitarnya.

Meski demikian, sehari setelah kebijakan blokade diberlakukan, belum terdapat laporan konkret mengenai tindakan langsung AS terhadap kapal-kapal yang melanggar aturan tersebut.

Sementara itu, data pelayaran menunjukkan bahwa setidaknya tiga kapal tanker yang berkaitan dengan Iran tetap melintasi Selat Hormuz, meskipun tidak terhubung dengan pelabuhan Iran sebagai titik asal maupun tujuan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *