Internasional

Dubes Suriah di PBB Tuduh Israel Gunakan Wilayah Suriah untuk Serangan ke Lebanon

36
×

Dubes Suriah di PBB Tuduh Israel Gunakan Wilayah Suriah untuk Serangan ke Lebanon

Sebarkan artikel ini

Ketegangan di Timur Tengah Memanas, Suriah Tuduh Israel Gunakan Wilayahnya untuk Serangan ke Lebanon

New York – Perwakilan Tetap Suriah untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Ibrahim Olabi, menuduh Israel memanfaatkan wilayah Suriah sebagai titik awal peluncuran serangan militer terhadap Lebanon.

Dalam pernyataannya di hadapan Dewan Keamanan PBB pada Rabu waktu setempat, Olabi memperingatkan bahwa tindakan Israel tersebut dapat memperbesar risiko eskalasi konflik yang lebih luas di kawasan Timur Tengah.

Ia menegaskan bahwa Israel terus menjalankan kebijakan yang dianggap agresif dan berorientasi ekspansi. Menurutnya, rangkaian serangan yang terjadi merupakan bagian dari upaya sistematis untuk melemahkan stabilitas Suriah yang masih berada dalam tahap pemulihan.

Olabi juga menyebut adanya rencana jangka panjang Israel selama lima tahun untuk memperluas pemukiman ilegal di Dataran Tinggi Golan, wilayah Suriah yang saat ini berada di bawah pendudukan.

Selain itu, ia menyoroti aktivitas militer lintas perbatasan yang dilakukan Israel. Ia menuduh pasukan Israel menggunakan area Suriah yang telah mereka masuki secara ilegal sebagai lokasi awal untuk serangan mendadak ke arah Lebanon.

Tidak hanya itu, Olabi juga menuding Israel melakukan pelanggaran terhadap warga sipil, termasuk penargetan penduduk dan penculikan anak-anak. Ia juga menyebut adanya laporan penggunaan zat kimia tidak dikenal yang disemprotkan ke lahan pertanian warga, dengan bukti yang disebut telah didokumentasikan oleh badan-badan PBB.

Sementara itu, perwakilan Turki untuk PBB, Ahmet Yildiz, turut menyampaikan keprihatinan atas meningkatnya aktivitas militer Israel di Suriah. Ia mendesak Israel untuk mengubah pendekatan kebijakannya agar tidak memperburuk situasi.

Yildiz menekankan pentingnya bagi Israel untuk menahan diri dari tindakan yang dapat memicu eskalasi di Suriah serta mengurangi keterlibatan langsung di wilayah tersebut.

Turki juga kembali menyerukan agar Israel mematuhi Perjanjian Penarikan Pasukan tahun 1974, serta segera menarik seluruh pasukannya dari zona penyangga dan wilayah Suriah yang disebut telah diduduki secara ilegal sejak 8 Desember tahun lalu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *