Jakarta — Wakil Ketua Komisi I DPR, Dave Laksono, menyampaikan bahwa pemerintah bersama Tentara Nasional Indonesia perlu melakukan evaluasi terhadap keterlibatan pasukan dalam misi perdamaian UNIFIL di Lebanon. Pernyataan ini muncul setelah adanya insiden yang menyebabkan satu prajurit TNI gugur akibat serangan artileri Israel, yang dinilai mencerminkan situasi di lapangan sudah tidak lagi mendukung misi damai.
Menurut Dave, tujuan utama pengiriman pasukan adalah menjaga stabilitas dan perdamaian. Namun, kondisi terkini justru menunjukkan adanya konflik bersenjata yang aktif, sehingga dinilai tidak memungkinkan bagi pasukan untuk menjalankan mandat tersebut secara optimal.
Ia juga menyoroti pentingnya menilai kembali efektivitas kehadiran pasukan Indonesia di wilayah tersebut. Dave mengingatkan bahwa keberadaan personel di tengah konflik berpotensi membuat mereka menjadi sasaran pihak-pihak yang bertikai. Sebagai perbandingan, ia menyebut beberapa negara lain seperti Italia mulai mempertimbangkan penarikan pasukan demi keselamatan prajuritnya.
Lebih lanjut, Dave menegaskan bahwa perlindungan terhadap nyawa personel harus menjadi prioritas utama, bahkan dibandingkan dengan kepentingan diplomasi internasional. Ia menambahkan bahwa keputusan akhir tetap berada di tangan pemerintah yang memiliki informasi lebih lengkap mengenai kondisi di lapangan.
Sebelumnya, Kementerian Pertahanan melaporkan adanya korban dari pihak TNI dalam serangan artileri yang terjadi pada Minggu, 29 Maret 2026. Dalam kejadian tersebut, satu prajurit meninggal dunia, satu lainnya mengalami luka berat, dan dua personel mengalami luka ringan. Para korban yang terluka saat ini tengah menjalani perawatan medis secara intensif.
Kepala Biro Informasi Pertahanan Setjen Kemhan, Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait, menjelaskan bahwa insiden ini berkaitan dengan meningkatnya eskalasi konflik di wilayah tersebut dalam beberapa hari terakhir. Situasi ini menimbulkan kekhawatiran serius terhadap keamanan pasukan penjaga perdamaian PBB yang bertugas di daerah perbatasan.











