Internasional

Mojtaba Khamenei Klaim Iran Unggul atas AS dan Israel

7
×

Mojtaba Khamenei Klaim Iran Unggul atas AS dan Israel

Sebarkan artikel ini

Iran menegaskan posisi barunya sebagai kekuatan dominan di Timur Tengah sambil memperingatkan lawan dan memperkuat kontrol atas jalur strategis global.

Pemimpin Iran, Mojtaba Khamenei, secara terbuka menyatakan bahwa Republik Islam Iran berhasil meraih kemenangan atas Amerika Serikat dan Israel. Pernyataan tersebut disampaikan melalui pesan resmi yang ditayangkan di televisi pemerintah, menegaskan posisi Iran sebagai kekuatan baru yang semakin berpengaruh di kawasan Timur Tengah.

Dalam pidatonya, Khamenei menilai masyarakat Iran sebagai pihak yang paling berjasa dalam keberhasilan tersebut. Ia menggambarkan gencatan senjata yang terjadi bukan hanya sebagai penghentian konflik, tetapi juga sebagai simbol kebangkitan Iran, di tengah melemahnya pihak-pihak yang dianggap sebagai lawan.

Meski masa berkabung nasional atas wafatnya Ali Khamenei telah usai, Khamenei menegaskan bahwa semangat Iran untuk membalas kematian para pejuang yang gugur tetap tidak akan surut.

Dalam pernyataan itu juga disoroti perubahan penting terkait jalur perdagangan internasional, khususnya di Selat Hormuz. Khamenei menyebut bahwa dunia kini memasuki fase baru dalam pengelolaan kawasan strategis tersebut.

Pemerintah Iran menyatakan akan memperbarui sistem pengawasan dan pengelolaan di salah satu jalur utama distribusi minyak dunia itu, dengan tujuan menjaga keamanan pelayaran. Mereka juga mengingatkan kapal-kapal yang melintas agar mematuhi aturan yang berlaku.

“Kami tidak pernah menginginkan konflik bersenjata, tetapi kami juga tidak akan mengabaikan hak-hak kami,” demikian pesan Khamenei dalam siaran tersebut.

Selain itu, Khamenei juga menyampaikan imbauan kepada negara-negara di kawasan selatan Iran agar tidak terpengaruh oleh janji-janji dari pihak Barat. Ia mengajak mereka untuk melihat kekuatan Iran sebagai realitas yang nyata, sekaligus menjauhi pihak-pihak yang dinilai hanya ingin mengambil keuntungan.

Iran juga menegaskan komitmennya untuk menuntut pertanggungjawaban dari pihak-pihak yang dianggap melakukan agresi, termasuk meminta ganti rugi atas kerusakan yang terjadi serta korban jiwa dalam konflik tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *