dakisemut.co.id, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa Indonesia tetap berkomitmen untuk tidak mencampuri urusan domestik negara lain. Menurutnya, sikap tersebut merupakan prinsip yang telah lama dipegang oleh Indonesia sejak masa para pendiri bangsa.
Ia menyampaikan bahwa Indonesia menghormati seluruh negara di dunia, baik negara besar maupun kecil. Prinsip saling menghargai kedaulatan tersebut dianggap sebagai salah satu cara untuk menjaga perdamaian global.
Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat menghadiri peringatan Nuzulul Qur’an 1447 Hijriah bertema “Mewujudkan Al-Qur’an Sebagai Rahmat Alam Semesta” yang berlangsung di Istana Kepresidenan Jakarta pada Selasa malam.
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo menegaskan bahwa pemerintah Indonesia di bawah kepemimpinannya akan terus berupaya membangun hubungan persahabatan dan kerja sama yang baik dengan semua negara.
Sebagai kepala negara, ia juga menyadari bahwa tanggung jawab utamanya adalah melindungi seluruh rakyat Indonesia. Ia menekankan bahwa setiap warga negara harus dijaga dan dilindungi tanpa memandang latar belakang suku, ras, maupun agama.
Menurut Prabowo, upaya menjaga perdamaian menjadi salah satu prioritas penting bagi pemerintahannya, terutama di tengah kondisi dunia yang dinilai penuh ketidakpastian dan potensi konflik.
Ia juga menyoroti situasi global saat ini, di mana sejumlah pemimpin negara dengan kekuatan besar dinilai belum sepenuhnya mampu menjaga stabilitas dan perdamaian dunia.
Meski demikian, Prabowo mengajak masyarakat untuk tetap optimistis. Ia meyakini bahwa pihak yang berada di jalan yang benar pada akhirnya akan memperoleh kemenangan.
Prabowo pun menyatakan keyakinannya bahwa Indonesia dapat mencapai berbagai cita-cita nasional selama seluruh pihak memiliki niat baik serta komitmen yang kuat untuk mewujudkannya bersama.
