Perusahaan teknologi asal Korea Selatan, Samsung, dikabarkan akan menghentikan pemasaran ponsel lipat tiga perdananya, Galaxy Z TriFold, hanya dalam hitungan bulan sejak resmi dirilis ke publik.
Informasi ini pertama kali mencuat melalui laporan Bloomberg, yang mengutip pernyataan juru bicara Samsung. Dalam laporan tersebut disebutkan bahwa penghentian penjualan akan dilakukan secara bertahap, dimulai dari pasar domestik Korea Selatan, lalu diikuti oleh Amerika Serikat setelah stok yang tersedia benar-benar habis.
Sebagai informasi, Galaxy Z TriFold baru mulai dipasarkan di AS pada akhir Januari 2026. Jika dihitung, masa edar perangkat ini terbilang sangat singkat, terutama untuk kategori smartphone flagship yang umumnya memiliki siklus penjualan hingga satu tahun.
Tanda-tanda Sudah Terlihat Sejak Awal
Indikasi penghentian penjualan sebenarnya sudah mulai terlihat sejak awal Maret. Situs resmi Samsung di Amerika Serikat tidak lagi menampilkan jadwal pengisian ulang stok (restock) perangkat ini, meskipun sebelumnya sempat dijanjikan akan tersedia kembali.
Alih-alih membuka penjualan online, Samsung kini justru mengarahkan calon pembeli untuk mendapatkan unit yang tersisa melalui toko fisik seperti Samsung Experience Store. Hal ini menandakan bahwa ketersediaan produk semakin terbatas.
Faktor Biaya Produksi Jadi Dugaan Utama
Hingga saat ini, Samsung belum mengungkap alasan resmi di balik keputusan tersebut. Namun, sejumlah laporan menyebutkan bahwa tingginya biaya produksi menjadi faktor utama.
Selain itu, kenaikan harga komponen serta kelangkaan RAM di pasar global diduga turut memberi tekanan terhadap biaya produksi. Kondisi ini berpotensi memperkecil margin keuntungan, sehingga membuat perangkat ini kurang menguntungkan untuk dipertahankan dalam jangka panjang.
Stok Terbatas Sejak Awal Rilis
Sejak awal peluncurannya, Galaxy Z TriFold memang diproduksi dalam jumlah terbatas. Media Korea Selatan, Dong-A Ilbo, sebelumnya melaporkan bahwa hanya sekitar 6.000 unit yang tersedia di pasar domestik sejak debutnya pada 12 Desember 2025.
Sementara itu, jumlah distribusi di negara lain seperti China, Taiwan, Singapura, Uni Emirat Arab, dan Amerika Serikat tidak pernah diumumkan secara rinci.
Saat ini, konsumen di berbagai negara sudah tidak bisa lagi membeli perangkat ini secara online. Jika masih tersedia, pembelian hanya dapat dilakukan melalui toko fisik resmi. Setelah stok benar-benar habis, opsi yang tersisa kemungkinan hanya melalui pasar sekunder atau penjual pihak ketiga, dengan risiko harga yang lebih tinggi serta kondisi barang yang tidak selalu terjamin.
Spesifikasi Premium dengan Desain Futuristik
Dari sisi desain, Galaxy Z TriFold mengusung konsep lipat tiga dengan dua engsel dan mekanisme inward-folding, sehingga layar utama tetap terlindungi saat perangkat dilipat.
Dalam kondisi terbuka penuh, perangkat ini menghadirkan layar utama berukuran 10 inci Dynamic AMOLED 2X dengan resolusi tinggi QXGA+, refresh rate 120 Hz, serta tingkat kecerahan mencapai 1.600 nit. Pengalaman yang ditawarkan pun mendekati penggunaan tablet.
Untuk layar sekundernya, tersedia panel 6,5 inci beresolusi FHD+ dengan refresh rate serupa, yakni 120 Hz.
Meski memiliki ukuran layar besar, perangkat ini tetap tergolong ramping, dengan ketebalan sekitar 3,9 mm saat dibuka dan 12,9 mm saat dilipat, serta bobot sekitar 309 gram.
Dari segi durabilitas, Samsung membekali perangkat ini dengan engsel Armor FlexHinge serta material Advanced Armor Aluminum.
Di sektor kamera, tersedia tiga kamera belakang yang terdiri dari kamera utama 200 MP, telefoto 10 MP dengan 3x optical zoom, serta ultrawide 12 MP. Sementara itu, bagian depan dilengkapi dua kamera masing-masing 10 MP.
Untuk performa, perangkat ini ditenagai chipset Snapdragon 8 Elite for Galaxy, didukung RAM 16 GB dan penyimpanan internal hingga 1 TB. Kapasitas baterainya mencapai 5.600 mAh dengan dukungan pengisian cepat 45 watt.
Fitur tambahan yang disematkan meliputi Galaxy AI, Gemini Live, serta Samsung DeX yang memungkinkan penggunaan multitasking layaknya desktop.
Harga Fantastis
Di pasar Amerika Serikat, Galaxy Z TriFold dibanderol sekitar 2.899 dolar AS atau setara Rp 45 jutaan. Harga tersebut menjadikannya salah satu ponsel lipat paling mahal yang pernah dipasarkan.
