Ekonomi

Bank Indonesia Perkenalkan Strategi Baru dalam Operasi Moneter

40
×

Bank Indonesia Perkenalkan Strategi Baru dalam Operasi Moneter

Sebarkan artikel ini

Strategi repo valas berbasis SVBI dan SUVBI dihadirkan untuk memperkuat likuiditas perbankan serta menjaga stabilitas rupiah di tengah dinamika global.

Bank Indonesia (BI) resmi memperkenalkan langkah terbaru dalam pelaksanaan operasi moneternya pada Senin, 30 Maret 2026. Kebijakan ini diwujudkan melalui penerapan instrumen baru berupa transaksi repo dalam valuta asing, yang menggunakan Sekuritas Valuta Asing Bank Indonesia (SVBI) serta Sukuk Valuta Asing Bank Indonesia (SUVBI) sebagai underlying.

Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya penguatan strategi operasi moneter yang semakin berorientasi pada mekanisme pasar (pro-market). Tujuannya adalah untuk meningkatkan efektivitas transmisi kebijakan moneter sekaligus mendorong percepatan pendalaman Pasar Uang dan Pasar Valuta Asing (PUVA).

Dalam implementasinya, transaksi repo valas ini dapat diakses oleh dealer utama atau primary dealer di pasar PUVA. Kehadiran instrumen ini diharapkan dapat menjadi opsi tambahan bagi perbankan dalam mengelola likuiditas, khususnya yang berkaitan dengan valuta asing.

Tak hanya itu, penambahan fitur repo oleh Bank Indonesia juga memperkuat posisi SVBI dan SUVBI sebagai aset likuid berkualitas tinggi (high-quality liquid assets/HQLA). Dengan penguatan tersebut, aktivitas perdagangan di pasar sekunder untuk kedua instrumen ini diproyeksikan akan semakin meningkat. Hal ini pada akhirnya diharapkan dapat mendukung pendalaman pasar keuangan serta menjaga stabilitas nilai tukar rupiah di tengah ketidakpastian global yang masih berlangsung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *