Ekonomi

Bulog Jamin Cadangan Pangan Aman di Tengah Ketidakpastian Global dan Ancaman El Nino Ekstrem

21
×

Bulog Jamin Cadangan Pangan Aman di Tengah Ketidakpastian Global dan Ancaman El Nino Ekstrem

Sebarkan artikel ini

Stok pangan nasional dipastikan tetap aman berkat swasembada, meski dunia menghadapi konflik geopolitik dan ancaman El Nino ekstrem.

Jakarta – Perum Bulog memastikan ketersediaan cadangan pangan pemerintah (CPP) tetap dalam kondisi aman, meskipun dunia tengah menghadapi ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah serta potensi fenomena El Nino ekstrem yang diprediksi memicu kekeringan berkepanjangan.

Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menyampaikan bahwa situasi pangan nasional saat ini relatif stabil. Hal ini didukung oleh keberhasilan Indonesia dalam mencapai swasembada pangan, sehingga dampak dari konflik global tidak terlalu berpengaruh terhadap ketersediaan bahan pangan di dalam negeri.

Ia menuturkan bahwa capaian swasembada menjadi fondasi penting dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Dengan kondisi tersebut, tekanan akibat dinamika geopolitik internasional tidak langsung memberikan dampak signifikan terhadap pasokan pangan bagi masyarakat Indonesia.

Berdasarkan catatan Bulog, total stok beras nasional kini mencapai sekitar 4,23 juta ton. Angka ini menjadi yang tertinggi sejak Indonesia merdeka. Dengan jumlah tersebut, Bulog optimistis kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi hingga akhir tahun, termasuk dalam menghadapi potensi kemarau panjang akibat El Nino.

Selain beras, Bulog juga mengelola komoditas lain seperti jagung yang dimanfaatkan sebagai pakan ternak. Untuk minyak goreng, ketersediaan stok tercatat sekitar 72 ribu kiloliter per bulan, yang dinilai cukup untuk menjaga kestabilan pasokan dan harga di pasaran.

Dengan kondisi stok yang memadai dan terkelola dengan baik, masyarakat diimbau tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan pangan. Bulog memastikan seluruh kebutuhan pokok tetap aman, stabil, dan terkendali.

Sebelumnya, Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman, menyatakan bahwa Indonesia telah mencapai swasembada pada sembilan komoditas strategis sejak awal 2026. Komoditas tersebut meliputi beras, gula konsumsi, cabai besar, cabai rawit, jagung, minyak goreng, daging ayam, telur ayam, serta bawang merah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *