Berita

Gempa 7,6 SR Picu Tsunami Kecil, BNPB Imbau Warga Tetap Waspada

27

Warga pesisir diminta menjauh dari pantai setelah gempa kuat di Bitung memicu gelombang tsunami kecil dan potensi susulan masih terdeteksi.

Bitung – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melalui Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan, Abdul Muhari, mengingatkan masyarakat di wilayah Bitung dan Halmahera Barat untuk tetap siaga terhadap kemungkinan munculnya gelombang tsunami lanjutan.

Berdasarkan hasil pemantauan sistem peringatan dini, gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,6 yang terjadi di wilayah tersebut sempat memicu gelombang tsunami. Meski tidak besar, tinggi gelombang terdeteksi sekitar 0,3 meter di Halmahera Barat pada pukul 06.08 WIB, serta 0,2 meter di Bitung pada pukul 06.15 WIB.

Menurut Abdul Muhari, meskipun tinggi gelombang tergolong kecil, masyarakat tetap diminta meningkatkan kewaspadaan karena potensi gelombang susulan masih ada.

Gempa Kuat Guncang Wilayah Bitung

Gempa tektonik dengan magnitudo 7,6 terjadi di laut sebelah tenggara Kota Bitung, Provinsi Sulawesi Utara, pada Kamis, 2 April 2026, sekitar pukul 05.48 WIB. Data terbaru menunjukkan titik gempa berada di koordinat 1,25 Lintang Utara dan 126,25 Bujur Timur, dengan kedalaman mencapai 62 kilometer.

Getaran gempa terasa cukup kuat selama 10 hingga 20 detik di Bitung dan sekitarnya. Bahkan, warga di Kota Ternate, Maluku Utara, juga merasakan guncangan yang membuat banyak orang keluar rumah karena panik.

Hingga pukul 07.00 WIB, tercatat dua gempa susulan, masing-masing berkekuatan magnitudo 5,5 pada pukul 06.07 WIB dan magnitudo 5,2 pada pukul 06.12 WIB. Kedua gempa tersebut terjadi di laut dan tidak berpotensi menimbulkan tsunami, meski tetap dirasakan oleh warga.

Kerusakan Bangunan Mulai Terdata

Laporan awal menunjukkan adanya kerusakan ringan hingga sedang di sejumlah wilayah, terutama di Kota Ternate. Satu bangunan tempat ibadah (gereja) di Kecamatan Pulau Batang Dua dilaporkan terdampak. Selain itu, dua rumah di Kelurahan Ganbesi, Kecamatan Ternate Selatan, mengalami kerusakan.

Sementara itu, di Kota Bitung, proses pendataan dampak masih dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat.

Imbauan BNPB untuk Warga Pesisir

BNPB mengingatkan masyarakat, khususnya yang tinggal di pesisir Sulawesi Utara dan Maluku Utara, agar sementara waktu menjauhi pantai dan tidak kembali ke wilayah rawan sebelum ada pengumuman resmi bahwa kondisi telah aman.

Selain itu, warga juga diminta tetap tenang, mengikuti instruksi dari aparat, serta tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya. Pemerintah akan terus melakukan pemantauan dan memberikan pembaruan informasi sesuai perkembangan situasi di lapangan.

Exit mobile version