Internasional

Iran Isyaratkan Batalkan Gencatan Senjata Jika Serangan Israel ke Lebanon Berlanjut

19
×

Iran Isyaratkan Batalkan Gencatan Senjata Jika Serangan Israel ke Lebanon Berlanjut

Sebarkan artikel ini

Iran mempertimbangkan keluar dari kesepakatan gencatan senjata setelah serangan besar Israel ke Lebanon dinilai terus berlanjut.

Teheran: Iran mempertimbangkan untuk mengkaji ulang kesepakatan gencatan senjata menyusul berlanjutnya serangan Israel ke wilayah Lebanon.

Seorang sumber yang mengetahui perkembangan tersebut menyebutkan bahwa Iran dapat menarik diri dari perjanjian jika pihak Israel terus melakukan pelanggaran melalui aksi militer di Lebanon. Pernyataan ini disampaikan kepada kantor berita semi-resmi Tasnim dan dikutip oleh TRT World pada Kamis, 9 April 2026.

Menurut sumber itu, pemerintah di Teheran saat ini sedang mengevaluasi situasi yang dinilai sebagai pelanggaran berulang oleh Israel terhadap kesepakatan yang telah dibuat, khususnya terkait serangan di Lebanon.

Ia juga menjelaskan bahwa rencana penghentian konflik di berbagai front, termasuk terhadap kelompok perlawanan di Lebanon, sebelumnya telah disetujui oleh Amerika Serikat dalam skema gencatan senjata selama dua pekan.

Namun demikian, Israel disebut kembali melanggar kesepakatan tersebut sejak Rabu pagi dengan melancarkan serangan besar-besaran ke sejumlah wilayah di Lebanon.

Militer Israel mengklaim telah menargetkan lebih dari 100 titik hanya dalam waktu sekitar 10 menit. Serangan ini mencakup area Beirut, Lembah Beqaa, hingga wilayah selatan Lebanon, dan disebut sebagai operasi terbesar sejak konflik terbaru berlangsung.

Serangan udara dan operasi darat Israel di Lebanon selatan sendiri telah berlangsung sejak aksi lintas perbatasan oleh kelompok Hizbullah pada 2 Maret, meskipun secara resmi gencatan senjata telah diberlakukan sejak November 2024.

Sementara itu, pihak otoritas Lebanon melaporkan bahwa korban akibat serangan tersebut mencapai sedikitnya 1.530 orang meninggal dunia, dengan 4.812 lainnya mengalami luka-luka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *