Internasional

Iran Sebut Lima Drone Hermes Berhasil Ditembak di Wilayah Selatan

38

Klaim Iran atas penembakan drone Hermes mempertegas meningkatnya eskalasi konflik di Timur Tengah yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel.

Teheran: Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menyatakan telah menjatuhkan lima unit drone di kawasan pesisir selatan negara tersebut.

Mengutip laporan kantor berita Tasnim dan Anadolu pada Senin, 30 Maret 2026, IRGC menyebutkan bahwa drone yang berhasil dilumpuhkan merupakan jenis Hermes yang dikaitkan dengan pihak yang mereka sebut sebagai “musuh.”

Dalam keterangannya, IRGC menegaskan bahwa kelima drone tersebut berhasil diintersepsi di sepanjang garis pantai selatan Iran.

Selain itu, IRGC mengklaim bahwa sejak pecahnya konflik dengan Amerika Serikat (AS) dan Israel pada 28 Februari, pihaknya telah menonaktifkan hampir 140 drone.

Drone Hermes sendiri diketahui merupakan produk perusahaan pertahanan Israel, Elbit Systems, yang digunakan dalam berbagai operasi militer, seperti misi pengintaian hingga operasi taktis. Meski demikian, klaim yang disampaikan Iran tersebut belum dapat diverifikasi secara independen oleh pihak lain.

Ketegangan di kawasan Timur Tengah terus meningkat sejak operasi militer yang dilakukan AS dan Israel terhadap Iran pada akhir Februari. Konflik tersebut dilaporkan telah menyebabkan lebih dari 1.300 korban jiwa, termasuk pemimpin tertinggi Iran saat itu.

Sebagai balasan, Iran melancarkan serangan menggunakan drone dan rudal ke Israel serta sejumlah negara di kawasan yang menjadi lokasi fasilitas militer milik AS.

Eskalasi konflik ini turut menimbulkan kerusakan infrastruktur serta meningkatkan risiko ketidakstabilan di kawasan.

Exit mobile version