Kebakaran hebat melanda sebuah pabrik suku cadang otomotif di Daejeon pada Sabtu, 21 Maret 2026. Peristiwa ini menyebabkan sedikitnya 11 orang meninggal dunia, sementara puluhan lainnya mengalami luka-luka.
Tim penyelamat menemukan korban ke-11 di antara puing-puing bangunan yang hangus sekitar siang hari. Hingga saat ini, masih ada tiga orang yang dilaporkan belum ditemukan.
Puluhan Korban Luka dan Upaya Penyelamatan
Selain korban jiwa, setidaknya 59 orang mengalami cedera akibat kebakaran dan ledakan yang terjadi, termasuk dua petugas pemadam kebakaran yang turut menjadi korban saat menjalankan tugas.
Diketahui, sekitar 170 pekerja berada di dalam pabrik ketika insiden pertama kali dilaporkan pada Jumat siang sekitar pukul 13.17 waktu setempat.
Proses Pemadaman Berlangsung Lama
Petugas pemadam sempat mengalami kesulitan untuk memasuki lokasi kejadian karena struktur bangunan yang berisiko runtuh. Kondisi ini diperparah dengan adanya sekitar 200 kilogram natrium di dalam pabrik yang berpotensi memicu ledakan jika tidak ditangani dengan benar.
Setelah upaya intensif, api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya setelah lebih dari 10 jam.
Proses Evakuasi dan Investigasi
Saat ini, tim penyelamat masih melakukan pencarian terhadap korban yang hilang dengan bantuan alat berat untuk membersihkan puing-puing bangunan.
Penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan. Namun, sejumlah saksi mata mengaku melihat ledakan yang diduga menjadi pemicu cepatnya penyebaran api.
Respons Pemerintah
Presiden Lee Jae Myung menginstruksikan pengerahan maksimal personel dan peralatan untuk menangani kebakaran serta mempercepat proses penyelamatan korban.
Pemerintah juga terus memantau perkembangan situasi guna memastikan penanganan berjalan optimal.
