Ekonomi

Purbaya: Rupiah Tetap Tangguh Dibanding Mata Uang Negara Lain

28

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Tegaskan Fundamental Ekonomi Indonesia Tetap Kuat di Tengah Fluktuasi Rupiah

Jakarta – Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menilai pelemahan nilai tukar rupiah yang terjadi belakangan ini tidak mencerminkan memburuknya kondisi fundamental ekonomi nasional. Ia menegaskan bahwa perekonomian Indonesia masih relatif solid, bahkan jika dibandingkan dengan sejumlah negara di kawasan.

Dalam keterangannya di Jakarta pada Jumat (24/4/2026), Purbaya menyebut bahwa pergerakan rupiah lebih dipengaruhi oleh dinamika global dan ekspektasi pasar, bukan karena faktor domestik yang melemah. Ia juga menilai posisi rupiah masih cukup kuat jika dibandingkan dengan mata uang negara seperti Malaysia dan Thailand.

Menurutnya, pemerintah melalui Kementerian Keuangan terus berupaya menjaga stabilitas dengan meredam berbagai faktor yang dapat memicu persepsi negatif terhadap ekonomi nasional. Salah satu langkah yang dilakukan adalah memperbaiki sistem perpajakan, termasuk menutup celah kebocoran agar kebijakan fiskal dapat berjalan lebih optimal.

Selain itu, pemerintah juga melakukan penyesuaian terhadap sejumlah kebijakan yang sebelumnya menimbulkan polemik, khususnya terkait perpajakan, guna mengurangi ketidakpastian di pasar.

Purbaya menekankan bahwa pengelolaan ekspektasi publik dan pelaku pasar menjadi hal krusial. Ia mengingatkan bahwa sentimen negatif yang tidak berdasar dapat memperburuk persepsi terhadap rupiah, meskipun kondisi ekonomi secara fundamental tetap stabil.

Ia menegaskan bahwa fondasi ekonomi Indonesia tidak mengalami perubahan dan justru berpotensi tumbuh lebih cepat seiring dengan upaya perbaikan berbagai hambatan di sektor ekonomi. Menurutnya, isu-isu yang berkembang belakangan ini lebih bersifat “noise” yang dapat menimbulkan kesan seolah-olah ekonomi sedang menuju penurunan.

Sementara itu, pada penutupan perdagangan hari ini, nilai tukar rupiah tercatat menguat sebesar 57 poin atau 0,33 persen ke level Rp17.229 per dolar AS, dibandingkan posisi sebelumnya di Rp17.286 per dolar AS.

Exit mobile version