BeritaEkonomi

Kenaikan Harga BBM Non-Subsidi Maret 2026, Simak Rinciannya di Seluruh SPBU

6

Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di berbagai Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Indonesia mengalami penyesuaian pada awal Maret 2026. Sejumlah perusahaan penyedia BBM, baik milik negara maupun swasta, secara serentak menaikkan harga untuk produk BBM non-subsidi yang dijual kepada masyarakat.

Penyesuaian harga ini mulai diberlakukan sejak 1 Maret 2026 dan hingga 16 Maret 2026 masih tetap berlaku tanpa perubahan. Kenaikan tersebut mengikuti pergerakan harga minyak dunia dalam dua bulan terakhir serta dipengaruhi nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat dan acuan harga Mean of Platts Singapore (MOPS).

Harga BBM Non-Subsidi Mengalami Kenaikan

Beberapa perusahaan penyedia BBM yang melakukan penyesuaian harga antara lain PT Pertamina (Persero), Shell Indonesia, BP-AKR, Vivo Energy Indonesia, serta jaringan SPBU ExxonMobil melalui Mobil Indostation.

Sebagai contoh, di wilayah Jabodetabek, harga BBM jenis RON 92 atau Pertamax mengalami kenaikan dari Rp11.800 menjadi Rp12.300 per liter. Produk lain seperti Pertamax Green 95 dan Pertamax Turbo juga mengalami penyesuaian harga.

Selain bensin, produk BBM jenis diesel juga ikut naik. Dexlite dan Pertamina Dex masing-masing mengalami kenaikan cukup signifikan dibandingkan harga pada Februari 2026.

Menurut keterangan resmi dari PT Pertamina (Persero), penyesuaian harga dilakukan untuk mengikuti kebijakan pemerintah yang tertuang dalam Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral terkait formula penetapan harga dasar BBM umum.

BBM Subsidi Tetap Stabil

Meski terjadi kenaikan pada BBM non-subsidi, pemerintah memastikan harga BBM bersubsidi tetap tidak berubah. Produk Pertalite (RON 90) masih dijual dengan harga Rp10.000 per liter, sementara Solar subsidi tetap berada di angka Rp6.800 per liter.

Kebijakan ini dilakukan untuk menjaga daya beli masyarakat serta memastikan kebutuhan energi dasar tetap terjangkau bagi sektor transportasi dan usaha kecil.

Harga BBM di SPBU Swasta

Tidak hanya SPBU milik negara, sejumlah SPBU swasta juga melakukan penyesuaian harga pada produk BBM mereka. Beberapa di antaranya bahkan mematok harga yang hampir serupa dengan produk sejenis di SPBU lain.

Di jaringan BP-AKR, misalnya, harga BP 92 kini berada di kisaran Rp12.390 per liter. Sementara produk BP Ultimate dan BP Ultimate Diesel juga mengalami kenaikan.

Di sisi lain, Shell Indonesia juga menyesuaikan harga Shell Super dan Shell V-Power Diesel. Namun pada beberapa lokasi, ketersediaan BBM Shell sempat dilaporkan terbatas.

Daftar Harga BBM Terbaru per 16 Maret 2026

Berikut daftar harga BBM yang berlaku di sejumlah SPBU di Indonesia sejak 1 Maret 2026:

SPBU Pertamina (DKI Jakarta)

  • Pertalite (RON 90): Rp10.000 per liter
  • Solar Subsidi: Rp6.800 per liter
  • Pertamax (RON 92): Rp12.300 per liter
  • Pertamax Turbo (RON 98): Rp13.100 per liter
  • Pertamax Green 95: Rp12.900 per liter
  • Dexlite: Rp14.200 per liter
  • Pertamina Dex: Rp14.500 per liter

SPBU Shell

  • Shell Super: Rp12.390 per liter
  • Shell V-Power Diesel: Rp14.620 per liter

SPBU BP

  • BP 92: Rp12.390 per liter
  • BP Ultimate: Rp12.920 per liter
  • BP Ultimate Diesel: Rp14.620 per liter

SPBU Vivo

  • Vivo Revvo 92: Rp12.390 per liter
  • Vivo Revvo 95: Rp12.930 per liter
  • Vivo Diesel Primus: Rp14.610 per liter

SPBU Mobil Indostation

  • Gasoline 92: Rp12.395 per liter

Dengan kondisi harga yang masih stabil sejak awal bulan, masyarakat diharapkan tetap memantau perkembangan harga BBM ke depan, terutama karena fluktuasi harga minyak dunia dan nilai tukar rupiah dapat mempengaruhi penyesuaian harga pada periode berikutnya.

Exit mobile version