Teheran – Serangan udara yang dilancarkan Israel terus menggempur sejumlah wilayah di ibu kota Iran, termasuk beberapa fasilitas penting seperti bandara. Kondisi keamanan yang semakin memanas mendorong pemerintah Iran menggalang mobilisasi besar-besaran untuk menghadapi ancaman dari Amerika Serikat dan Israel.
Sebelumnya, pihak Israel menyatakan telah mengerahkan puluhan jet tempur untuk menyerang tiga bandara di kawasan utara, yaitu Bahram, Mehrabad, dan Azmayesh. Selain itu, serangan juga diarahkan ke berbagai aset strategis, termasuk pesawat, helikopter, serta fasilitas militer milik Korps Garda Revolusi Islam (IRGC).
Sebagai respons atas rangkaian serangan tersebut, Iran meluncurkan program mobilisasi nasional bertajuk “Jan-Fada” yang memiliki makna pengorbanan jiwa. Hingga Selasa, 7 April 2026, jumlah warga sipil yang mendaftar sebagai relawan dilaporkan mencapai sekitar 13 hingga 14 juta orang, menunjukkan besarnya dukungan masyarakat dalam menghadapi konflik yang terus meningkat.
